Logo
Loading...

Akuisisi Arsip SMKN 1 Tanjungpinang, DPK Provinsi Kepri Mulai Lakukan Penataan dan Pendaftaran Arsip

Terbit : Jumat, 22 Mei 2026
Pukul : 11:27 WIB
Dilihat : 2116 Kali
Bagikan Berita Ini
Akuisisi Arsip SMKN 1 Tanjungpinang, DPK Provinsi Kepri Mulai Lakukan Penataan dan Pendaftaran Arsip

Tanjungpinang – Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Provinsi Kepulauan Riau mulai melakukan penataan dan pendaftaran arsip milik SMK Negeri 1 Tanjungpinang, kegiatan ini merupakan bagian dari proses akuisisi arsip statis guna menyelamatkan dokumen penting yang memiliki nilai sejarah dan informasi bagi daerah.

Penataan arsip tersebut dilakukan oleh arsiparis bersama tim gabungan dari Dinas Pendidikan Provinsi Kepulauan Riau dan pihak SMK Negeri 1 Tanjungpinang. Proses ini mencakup identifikasi, pengelompokan, hingga pendataan berbagai dokumen yang telah tersimpan selama puluhan tahun di sekolah tersebut.

SMK Negeri 1 Tanjungpinang yang berdiri sejak tahun 1956 diketahui belum pernah melakukan penyerahan arsip statis. Oleh karena itu, kegiatan akuisisi ini menjadi langkah penting dalam menjaga keberlangsungan dokumen-dokumen bersejarah yang berkaitan dengan perkembangan dunia pendidikan di Kepulauan Riau.

Melalui penataan arsip, berbagai dokumen lama seperti data administrasi, foto kegiatan, laporan pendidikan, hingga dokumen penting lainnya akan disusun secara sistematis agar mudah diakses dan terjaga keamanannya. Selain sebagai sumber informasi, arsip tersebut juga memiliki nilai historis yang dapat menjadi bagian dari memori kolektif daerah.

Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Provinsi Kepulauan Riau menyampaikan bahwa penyelamatan arsip sekolah merupakan upaya penting dalam menjaga jejak perjalanan pendidikan di daerah. Arsip yang terawat dengan baik dapat menjadi sumber pembelajaran, penelitian, serta bahan dokumentasi bagi generasi mendatang.

Dengan adanya kegiatan akuisisi ini, diharapkan kesadaran lembaga pendidikan terhadap pentingnya pengelolaan arsip semakin meningkat. Kolaborasi antara pemerintah daerah dan institusi pendidikan juga diharapkan terus terjalin dalam upaya melestarikan arsip sebagai warisan informasi dan sejarah daerah.

Galeri