Kongres XVI dan Seminar Ilmiah Nasional Ikatan Pustakawan Indonesia (IPI) Tahun 2025 resmi dibuka oleh Gubernur Kepulauan Riau, H. Ansar Ahmad, SE, M.M. di Kota Batam. Acara ini turut dihadiri Kepala Perpustakaan Nasional RI, Prof. Dr. E. Aminudin Aziz, Ph.D., Ketua Umum IPI periode 2022–2025, T. Syamsul Bahri, serta Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Provinsi Kepulauan Riau, Herry Adrianto, S.E., M.M.
Acara ini dihadiri oleh para pustakawan, akademisi, pemerhati perpustakaan, serta masyarakat yang peduli dengan dunia literasi dan kepustakawanan. Kongres yang dirangkaikan dengan Seminar Ilmiah Nasional ini mengusung tema “Pustakawan di Era Kecerdasan Artifisial: Peluang dan Tantangan”. Kegiatan tersebut menjadi wadah penting untuk membahas peran pustakawan dalam era transformasi digital, termasuk etika profesi, serta tantangan dan peluang yang hadir di tengah pesatnya perkembangan teknologi informasi.
Seiring berkembangnya teknologi informasi dan hadirnya kecerdasan artifisial, peran pustakawan tidak lagi terbatas pada pengelolaan koleksi semata. Pustakawan kini dituntut adaptif, inovatif, dan mampu menjawab kebutuhan masyarakat modern.
Selain itu, agenda kongres juga membahas pertanggungjawaban program kerja IPI periode 2022–2025, penyusunan program kerja baru, peninjauan AD/ART dan kode etik, serta pemilihan Ketua Umum IPI periode 2025–2028. Selamat dan sukses atas terpilihnya Dr. Joko Santoso, M.Hum. sebagai Ketua Umum Ikatan Pustakawan Indonesia (IPI) Periode 2025–2028.